Bendahara RSUD Perdagangan Terkesan Menutupi Jumlah Dana Yang Masuk Di Rekening Terkait Jasa Pelayanan Covid TA 2021/2022,Ada Apa..???
Bendahara RSUD Perdagangan Terkesan Menutupi Jumlah Dana Yang Masuk Di Rekening Terkait Jasa Pelayanan Covid TA 2021/2022,Ada Apa..??
Lihat Selengkapnya….!!!👇👇👇👇
PermakNews_Simalungun
Dana jasa pelayanan kesehatan covid TA 2021/2022 di RSUD perdagangan sudah dicairkan di rekening kas RSUD.
Terkait alokasi dana tersebut,penggiat sosial control siantar-simalungun mulai menyoroti dana covid tersebut.
Yang mana informasinya,Sampai saat ini dana covid tersebut belum juga dicairkan kepada para pegawai yang sudah melakukan jasa pelayanan.
Saat awak media permaknews.com melakukan konfirmasi kepada bendahara RSUD Perdagangan Ibu Annisa Purba yang turut didampingi oleh dr.Jeni ,Rio Sebayang(Mantan Bendahara Sebelumnya),sartani sipayung dan Dedy Tarigan diruangan nya pada hari kamis tgl.13/11/2025 sekira pukul 14.00 wib terkait pembagian/pencairan dana covid TA 2021/2022 kepada para pegawai yang sampai saat ini belum dicairkan mengatakan.” Proses pencairannya menang belum dicairkan bang,karena masih ada proses yang harus dilengkapi,yang mana pegawai pada saat itu sudah banyak yang pindah ,ada sekitar 20 orang jadi gak bisa dicairkan ,harus sekalian semunya dicairkan gak bisa terpisah .” Kata bendahara Annisa Purba.
Lanjut wawancara awak media permaknews.com.” saat ditanya awak media besaran dana yang masuk di rekening kas RSUD Perdagangan untuk dana pelayanan kesehatan covid TA 2021/2022,alhasil bendahara Annisa Purba tidak mau memberikan berapa jumlah besaran dana yang masuk kerekening.
Bendahara RSUD Perdagangan,ibu Annisa Purba terkesan tertutup saat dimintai keterangan oleh awak media permaknews.comy terkait Jumlah dana jasa pelayanan kesehatan covid TA 2021/2022 yang telah masuk ke rekening kas RSUD Perdagangan.
Demikian juga direktur RSUD Perdagangan saat dimintai keterangan berapa besaran dana yang masuk ke rekening RSUD perdagangan yang sebelumnnya juga pernah dikonfirmasi pada hari Selasa tgl 11/11/2025 lewat pesan singkat WhatsApp milik nya,alhasil juga bungkam dan tidak memberikan jawaban terkait berapa jumlah dana yang masuk kerekening RSUD Perdagangan.
Bendahara ibu Annisa Purba dan Direktur RSUD Perdagangan bapak Rudi Pangaribuan diduga sudah langgar Undang Undang KIP No.14 Tahun 2008 yang telah dikeluarkan oleh presiden tentang keterbukaan informasi publik saat dimintai jawaban terkait berapa jumlah besaran dana jasa pelayanan kesehatan covid TA 2021/2022.
Penggiat sosial control dan awak media meminta kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk turun kelapangan dan melakukan investigasi terkait dana jasa pelayanan kesehatan covid TA 2021/2022,yang mana sampai saat ini belum juga dicairkan kepada para pegawainya dan terkesan ada yang ditutup-tutupi berapa nilai dana yang telah masuk di rekening kas RSUD Perdagangan.
Sampai berita ini ditayangkan,awak media permaknews.com belum juga mendapatkan informasi penyebab dan berapa sebenarnya dana jasa pelayanan kesehatan covid TA 2021/2022 yang masuk di rekening RSUD Perdagangan.
Walau demikian,awak media akan terus menggali dan mencari informasi selanjutnya terkait pembagian/pencairan dana jasa pelayanan Covid TA 2021/2022 serta berapa jumlah besaran dana yang masuk di rekening.(Tim/Red)